kuliah kuliahpengujianpl 19 Comments

Pengujian Perangkat Lunak : Tipe Pengujian

pengujian dibagi menjadi beberapa bagian yang disebut juga dengan siklus pengujian. Tiap siklus bertugas melakukan pengujian pada target yang berbeda, dari elemen sistem yang terendah seperti unit atau komponen sampai testing pada keseluruhan sistem.

Empat tingkat pengujian yang digunakan mempunyai tujuan berikut

  • Unit Testing : Elemen uji terkecil dari sistem
  • Integration Testing : Unit yang terintegrasi diuji
  • System testing : Aplikasi dan sistem yang lengkap diuji
  • Acceptance Testing : Aplikasi dan sistem yang lengkap diuji oleh end-user untuk menentukan kesiapan pemakaian

Tipe Pengujian

Terdapat berbagai macam tipe pengujian, tiap tipe berfokus pada objektif yang harus dipenuhi seperti melakukan pengujian pada karakteristik dan atribut pada perangkat lunak atau melakukan deteksi fault dan failure di dalam sistem. Pengujian dilakukan pada setiap siklus hidup di dalam RUP, pengujian dilakukan pada satu unit kode, unit-unit yang terintegrasi atau keseluruhan sistem atau aplikasi. Di bawah ini merupakan beberapa tipe test yang biasa digunakan:

  • Benchmark Testing
  • ConfigurationTesting
  • Functional Test
  • Installation Test
  • Integrity Test
  • Load Test
  • Performance Test
  • Stress Test

SOAL

Jelaskan Pengertian dari tipe tipe test yang telah disebutkan diatas, jawaban dituliskan pada kolom komentar dibawah ini beserta dengan nama dan nim anda, apabila ada yang kurang dimengerti silahkan tanyakan pada kolom komentar dibawah ini.

19 thoughts on “Pengujian Perangkat Lunak : Tipe Pengujian

  • David Yohanes Saputra*

    Nama : David Yohanes Saputra
    Nim : C1555201022
    Kelas : TI-A
    Semester : V (lima)

    Jawaban :
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    Untuk membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama Maka Dilakukan dengan cara pengujian terhadap Perangkat lunak ataupun perangkat keras itu sendiri
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi Pada komponen kenerja dan perilaku sistem.

    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.

    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.

    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .

    6. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.

    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat Keras.

    8. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

  • Jeffry *

    November 21, 2017 at 02:46
    Nama : Jeffry
    Nim : C1555201021
    Kelas : TI-A
    Jawaban :
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    Untuk membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama Maka Dilakukan dengan cara pengujian terhadap Perangkat lunak ataupun perangkat keras itu sendiri
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi Pada komponen kenerja dan perilaku sistem.

    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.

    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.

    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .

    6. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.

    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat Keras.

    8. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

    REPLY

  • jhason gemilang *

    Nama : Jhason Gemilang
    NIM :C1555201025
    Kelas :TI A

    JAWABAN :
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar, suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa perlatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi untuk komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.
    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .
    6. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.
    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat.
    8. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

  • Satria Dannu K.

    Nama : Satria Dannu K.
    NIM : C1555201017

    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    Untuk membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama Maka Dilakukan dengan cara pengujian terhadap Perangkat lunak ataupun perangkat keras itu sendiri
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi Pada komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Testing : untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan. Bisa Juga dikenal sebagai pengujian implementasi, hal itu dilakukan pada tahap terakhir pengujian sebelum pengguna akhir mengunakan pertama kali dengan produk.
    5. Integration test : mengevaluasi behavior dari kelompok method atau class. Tujuan dari integration test adalah untuk mengidentifikasi kesalahan yang tidak dapat dideteksi oleh unit testing.
    6. Load Testing : Pengujian Kinerja yang menentukan kinerja sistem dalam kondisi beban nyata. Pengujian ini membantu menentukan bagaimana aplikasi berperilaku ketika beberapa pengguna mengaksesnya secara bersamaan.
    7. Performance Test : sebuah praktik pengujian dilakukan untuk menentukan bagaimana sebuah sistem melakukan dalam hal responsif dan stabilitas di bawah beban kerja tertentu. Ini juga dapat berfungsi untuk menyelidiki, mengukur, memvalidasi atau memverifikasi atribut kualitas lainnya dari sebuah sistem, seperti skalabilitas, kehandalan dan penggunaan sumber daya.
    8. Stress Testing adalah pengujian yang biasanya dilakukan dalam membuat sebuah website, dimana stress testing dilakukan untuk mengetahui sekuat apa server website kita menampung visitor dalam website tersebut, dengan cara melakukan hit dummy ke website menggunakan tools.

  • afit ramulus

    NAMA : AFIT RAMULUS
    NIM : C1555201015
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    Untuk membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama Maka Dilakukan dengan cara pengujian terhadap Perangkat lunak ataupun perangkat keras itu sendiri
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi Pada komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Testing : untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan. Bisa Juga dikenal sebagai pengujian implementasi, hal itu dilakukan pada tahap terakhir pengujian sebelum pengguna akhir mengunakan pertama kali dengan produk.
    5. Integration test : mengevaluasi behavior dari kelompok method atau class. Tujuan dari integration test adalah untuk mengidentifikasi kesalahan yang tidak dapat dideteksi oleh unit testing.
    6. Load Testing : Pengujian Kinerja yang menentukan kinerja sistem dalam kondisi beban nyata. Pengujian ini membantu menentukan bagaimana aplikasi berperilaku ketika beberapa pengguna mengaksesnya secara bersamaan.
    7. Performance Test : sebuah praktik pengujian dilakukan untuk menentukan bagaimana sebuah sistem melakukan dalam hal responsif dan stabilitas di bawah beban kerja tertentu. Ini juga dapat berfungsi untuk menyelidiki, mengukur, memvalidasi atau memverifikasi atribut kualitas lainnya dari sebuah sistem, seperti skalabilitas, kehandalan dan penggunaan sumber daya.
    8. Stress Testing adalah pengujian yang biasanya dilakukan dalam membuat sebuah website, dimana stress testing dilakukan untuk mengetahui sekuat apa server website kita menampung visitor dalam website tersebut, dengan cara melakukan hit dummy ke website menggunakan tools.

  • Trihardianto Timang

    Nama : Trihardianto Timang
    Nim. : C1555201011
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    Untuk membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama Maka Dilakukan dengan cara pengujian terhadap Perangkat lunak ataupun perangkat keras itu sendiri
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi Pada komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Testing : untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan. Bisa Juga dikenal sebagai pengujian implementasi, hal itu dilakukan pada tahap terakhir pengujian sebelum pengguna akhir mengunakan pertama kali dengan produk.
    5. Integration test : mengevaluasi behavior dari kelompok method atau class. Tujuan dari integration test adalah untuk mengidentifikasi kesalahan yang tidak dapat dideteksi oleh unit testing.
    6. Load Testing : Pengujian Kinerja yang menentukan kinerja sistem dalam kondisi beban nyata. Pengujian ini membantu menentukan bagaimana aplikasi berperilaku ketika beberapa pengguna mengaksesnya secara bersamaan.
    7. Performance Test : sebuah praktik pengujian dilakukan untuk menentukan bagaimana sebuah sistem melakukan dalam hal responsif dan stabilitas di bawah beban kerja tertentu. Ini juga dapat berfungsi untuk menyelidiki, mengukur, memvalidasi atau memverifikasi atribut kualitas lainnya dari sebuah sistem, seperti skalabilitas, kehandalan dan penggunaan sumber daya.
    8. Stress Testing adalah pengujian yang biasanya dilakukan dalam membuat sebuah website, dimana stress testing dilakukan untuk mengetahui sekuat apa server website kita menampung visitor dalam website tersebut, dengan cara melakukan hit dummy ke website menggunakan tools.

  • Leonardo Agustinus

    Nama: Leonardo Agustinus
    NIM: C1555201132
    Kelas: TI/A

    PENJELASAN DAN PENGERTIAN TIPE-TIPE TEST

    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru. Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama.

    2. Configuration Testing sebuah metode pengujian aplikasi dengan beberapa kombinasi perangkat lunak dan perangkat keras untuk mengetahui konfigurasi optimal agar sistem dapat bekerja tanpa adanya kekurangan atau bug.

    3. Function Testing Jenis pengujian yang memverifikasi bahwa setiap fungsi aplikasi perangkat lunak beroperasi sesuai dengan spesifikasi kebutuhan. Pengujian utama ini melibatkan pengujian BlackBox dan tidak memperhatikan kode sumber aplikasi.

    4. Installation Testing untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan. Bisa Juga dikenal sebagai pengujian implementasi, hal itu dilakukan pada tahap terakhir pengujian sebelum pengguna akhir mengunakan pertama kali dengan produk.Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .

    5. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.

    6. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat. 7. Performance Test : sebuah praktik pengujian dilakukan untuk menentukan bagaimana sebuah sistem melakukan dalam hal responsif dan stabilitas di bawah beban kerja tertentu. Ini juga dapat berfungsi untuk menyelidiki, mengukur, memvalidasi atau memverifikasi atribut kualitas lainnya dari sebuah sistem, seperti skalabilitas, kehandalan dan penggunaan sumber daya.

    7. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

  • Diesy

    Nama : Diesy Fridayastuti
    Kelas : TI A
    NIM : C1455201025

    1. Benchmark testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru. Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama.
    2. Configuration testing adalah pengujian yang dilakukan pada sistem operasi, browser, sistem perangkat keras dan
    perangkat lunak pendukung. Pengujian ini dilakukan untuk menentukan batas toleransi kebutuhan aplikasi akan perangkat lunak dan perangkat keras pendukungnya.
    3. Functional testing adalah pengujian ini bertujuan untuk menguji masukan dan keluaran dari aplikasi ini.
    Hasil keluaran aplikasi bergantung dari teknologi yang digunakan, baik itu bahasa
    pemrograman maupun bahasa skrip yang digunakan.
    4. Installation testing adalah jenis pekerjaan jaminan kualitas dalam suatu industry perangkat lunak yang berfokus pada apa yang pelanggan perlu lakukan untuk menginstall dan mengatur perangkat lunak yang baru berhasil dibuat. Proses pengujian mungkin penuh, sebagian atau upgrade install / proses uninstall.
    5. Integrity testing adalah pengujian hasil dari penggabungan unit-unit atau komponen yang berinteraksi di dalam software. Biasanya software tester menguji bagaimana unit-unit tersebut bekerja sebagai suatu kombinasi, bukan lagi sebagai suatu unit yang individual.
    6. Load testing adalah suatu metode pengujian yang bersifat setengah merusak atau merusak secara keseluruhan komponen-komponen bangunan yang diuji.
    7. Performance testing adalah teknik pengujian non-fungsional dilakukan untuk menentukan parameter sistem dalam hal respon dan stabilitas dalam beban aplikasi/website. pengujian kinerja mengukur atribut kualitas sistem, seperti skalabilitas, kendala dan penggunaan sumber daya.
    8. Stress testing adalah salah satu jenis pengujian sistem (system testing). Pengujian ini bertujuan untuk melihat apakah perangkat lunak secara keseluruhan mampu menangani kebutuhan sumber daya yang tidak normal.

  • Yuf Heri

    Nama : Yuf Heri
    NIM : C1555201005
    Kelas : TI A
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    Untuk membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama Maka Dilakukan dengan cara pengujian terhadap Perangkat lunak ataupun perangkat keras itu sendiri
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi Pada komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Testing : untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan. Bisa Juga dikenal sebagai pengujian implementasi, hal itu dilakukan pada tahap terakhir pengujian sebelum pengguna akhir mengunakan pertama kali dengan produk.
    5. Integration test : mengevaluasi behavior dari kelompok method atau class. Tujuan dari integration test adalah untuk mengidentifikasi kesalahan yang tidak dapat dideteksi oleh unit testing.
    6. Load Testing : Pengujian Kinerja yang menentukan kinerja sistem dalam kondisi beban nyata. Pengujian ini membantu menentukan bagaimana aplikasi berperilaku ketika beberapa pengguna mengaksesnya secara bersamaan.
    7. Performance Test : sebuah praktik pengujian dilakukan untuk menentukan bagaimana sebuah sistem melakukan dalam hal responsif dan stabilitas di bawah beban kerja tertentu. Ini juga dapat berfungsi untuk menyelidiki, mengukur, memvalidasi atau memverifikasi atribut kualitas lainnya dari sebuah sistem, seperti skalabilitas, kehandalan dan penggunaan sumber daya.
    8. Stress Testing adalah pengujian yang biasanya dilakukan dalam membuat sebuah website, dimana stress testing dilakukan untuk mengetahui sekuat apa server website kita menampung visitor dalam website tersebut, dengan cara melakukan hit dummy ke website menggunakan tools.

  • Teti Sumarni

    Nama : Teti Sumarni
    NIM : C1555201023
    Teknik Informatika – V – A
    1. Benchmark Testing adalah bagian dari siklus pengembangan perangkat lunak yang melibatkan pengembang dan administrator database (DBA) untuk menentukan kinerja saat ini dan membuat perubahan untuk memperbaiki kinerja yang sama. Pengkodean harus dilakukan dengan sangat efisien beserta penyetelan ulang database sehingga pengguna dapat mengalami peningkatan kinerja.
    2. Configuration Testing adalah proses pengujian sistem dengan masing – masing konfigurasi perangkat lunak dan perangkat keras yang didukung. Area eksekusi mendukung pengujian konfigurasi dengan mengizinkan penggunaan ulang tes yang dibuat.
    3. Functional Test adalah teknik pengujian yang digunakan untuk menguji fitur/ fungsi sistem atau perangkat lunak yang mencakup semua skenario termasuk jalur kegagalan dan batasan.
    4. Installation Test dilakukan untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan.
    5. Integrity Test adalah praktik skrining pra-kerja yang mencoba memprediksi potensi perilaku kontra produktif di masa depan.
    6. Load Test adalah suatu metode pengujian yang bersifat setengah merusak atau merusak secara keseluruhan komponen – komponen bangunan yang di uji.
    7. Performance Test adalah teknik pengujian non-fungsional dilakukan untuk menentukan parameter sistem dalam hal respon dan stabilitas dalam beban aplikasi/website.
    8. Stress Test adalah salah satu pengujian sistem yang bertujuan untuk melihat apakah perangkat lunak secara keseluruhan mampu menangani kebutuhan sumber daya yang tidak normal ( mencakup kuantitas, frekuensi maupun volume).

  • Kresy Isa Manja

    Nama :Kresy Isa Manja
    NIM :C1555201008
    Kelas :TI A

    JAWABAN :
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar, suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa perlatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi untuk komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.
    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .
    6. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.
    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat.
    8. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

  • otong

    Nama : OTONG
    Nim : C1555201024
    Kelas : TI-A (V)
    Jawaban :
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    Untuk membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama Maka Dilakukan dengan cara pengujian terhadap Perangkat lunak ataupun perangkat keras itu sendiri
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi Pada komponen kenerja dan perilaku sistem.

    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.

    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.

    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .

    6. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.

    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat Keras.

    8. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

  • IRWAN

    Nama : Irwan
    NIM : C 1555201045
    Semester : V (Lima)

    PENJELASAN DAN PENGERTIAN TIPE-TIPE TEST

    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru. Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama.

    2. Configuration Testing sebuah metode pengujian aplikasi dengan beberapa kombinasi perangkat lunak dan perangkat keras untuk mengetahui konfigurasi optimal agar sistem dapat bekerja tanpa adanya kekurangan atau bug.

    3. Function Testing Jenis pengujian yang memverifikasi bahwa setiap fungsi aplikasi perangkat lunak beroperasi sesuai dengan spesifikasi kebutuhan. Pengujian utama ini melibatkan pengujian BlackBox dan tidak memperhatikan kode sumber aplikasi.

    4. Installation Testing untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan. Bisa Juga dikenal sebagai pengujian implementasi, hal itu dilakukan pada tahap terakhir pengujian sebelum pengguna akhir mengunakan pertama kali dengan produk.Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .

    5. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.

    6. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat. 7. Performance Test : sebuah praktik pengujian dilakukan untuk menentukan bagaimana sebuah sistem melakukan dalam hal responsif dan stabilitas di bawah beban kerja tertentu. Ini juga dapat berfungsi untuk menyelidiki, mengukur, memvalidasi atau memverifikasi atribut kualitas lainnya dari sebuah sistem, seperti skalabilitas, kehandalan dan penggunaan sumber daya.

    7. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

  • Moch. Noor Hidayat

    NAMA : MOCH. NOOR HIDAYAT
    NIM : C1555201031
    Semoga Belum Terlambat..

    Tipe tipe Test.

    1. Benchmark Testing : proses load komponen testing atau keseluruhan dari ujung ke ujung sistem IT untuk mengetahui karakteristik kinerja dari aplikasi. Tes benchmark dapat diulang jika pengukuran kinerja yang ditangkap hanya bervariasi dari beberapa persen setiap kali tes yang dijalankan. Hal ini memungkinkan perubahan tunggal dilakukan terhadap aplikasi atau infrastruktur dalam upaya untuk menentukan apakah ada peningkatan atau penurunan kinerja.

    2. Configuration Testing : sebuah metode pengujian aplikasi dengan beberapa kombinasi perangkat lunak dan perangkat keras untuk mengetahui konfigurasi optimal agar sistem dapat bekerja tanpa adanya kekurangan atau bug.

    3. Function Testing : Jenis pengujian yang memverifikasi bahwa setiap fungsi aplikasi perangkat lunak beroperasi sesuai dengan spesifikasi kebutuhan. Pengujian utama ini melibatkan pengujian BlackBox dan tidak memperhatikan kode sumber aplikasi.

    4. Installation Testing : untuk memeriksa apakah perangkat lunak telah diinstal dengan benar dengan semua fitur yang melekat dan produk tersebut sesuai harapan. Bisa Juga dikenal sebagai pengujian implementasi, hal itu dilakukan pada tahap terakhir pengujian sebelum pengguna akhir mengunakan pertama kali dengan produk.

    5. Integration test : mengevaluasi behavior dari kelompok method atau class. Tujuan dari integration test adalah untuk mengidentifikasi kesalahan yang tidak dapat dideteksi oleh unit testing.

    6. Load Testing : Pengujian Kinerja yang menentukan kinerja sistem dalam kondisi beban nyata. Pengujian ini membantu menentukan bagaimana aplikasi berperilaku ketika beberapa pengguna mengaksesnya secara bersamaan.

    7. Performance Test : sebuah praktik pengujian dilakukan untuk menentukan bagaimana sebuah sistem melakukan dalam hal responsif dan stabilitas di bawah beban kerja tertentu. Ini juga dapat berfungsi untuk menyelidiki, mengukur, memvalidasi atau memverifikasi atribut kualitas lainnya dari sebuah sistem, seperti skalabilitas, kehandalan dan penggunaan sumber daya.

    8. Stress Testing adalah pengujian yang biasanya dilakukan dalam membuat sebuah website, dimana stress testing dilakukan untuk mengetahui sekuat apa server website kita menampung visitor dalam website tersebut, dengan cara melakukan hit dummy ke website menggunakan tools.

  • OKTA PRIYANTO

    Nama : OKTA PRIYANTO
    Nim : C1555201001
    Kelas : TI-A

    Jawaban :
    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar. Suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa peralatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru. Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan produk-produk perangkat lunak maupun perangkat keras dengan percobaan yang sama.
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi untuk komponen kenerja dan perilaku sistem.

    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.

    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.

    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .

    6. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.

    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat.

    8. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

    Terima Kasih.

  • fauzan ishan

    Nama : Fauzan Ishan
    Nim : C1555201003

    1. Benchmark Testing adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar, suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa perlatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi untuk komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.
    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .
    6. Load Testing merupakan bentuk sederhana dari performance testing. Load testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan yang diharapkan.
    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat.
    8. Stress Testing biasanya digunakan untuk memahami batas kapasitas dalam sistem. Jenis test ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan sistem dalam beban yang ekstrim dan membantu administrator untuk menentukan apakah sistem akan berjalan dengan baik jika arus beban diatas maksimum yang diharapkan.

  • Puteri Diah Puspita Erliandry

    Nama : Puteri diah puspita erliandry
    Nim : C1555201036

    1. Benchmark Testing adalah teknis pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar.
    2. Configuration Testing di lakukan untuk menetukan dampak dari perubahan konfigurasi untuk komponen kenerja dan perilaku sistem.
    3. Functional Test adalah pengujian yang di lakukan untuk memeriksa fungsi-fungsi yang terdapat di aplikasi software yang sedang di bangun.
    4. Installation Test kinerjanya dapat diukur setelah installasi di lakukan untuk mengecek error saat proses installasi tersebut.
    5. Integrity Test adalah pengujian untuk menguji gabungan dua atau lebih komponen yang dijalankan bersamaan .
    6. Load Testing biasanya dilakukan untuk memahami perilaku sistem agar sesuai dengan harapan.
    7. Performance Test merupakan proses menetukan kecepatan atau efektivitas,jaringan program komputer, perangkat lunak atau perangkat.
    8. Stress test biasanya di gunakan untuk memenuhi batasan kapasitas dalam sistem.

  • Pindi Aripriyoga

    Nama : Pindi Aripriyoga
    NIM : C 1555201037
    Ruang : TI-A
    Mata kuliah : Pengujian Perangkat Lunak

    1. Benchmark adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar, suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa perlatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    2. Configuration testing adalah proses pengujian operasi software apakah mampu berjalan/bekerja secara normal terhadap berbagai macam tipe hardware
    3. functional testing adalah pengujian berdasarkan kasus/case yang akan diberikan pada suatu komponen, modul atau fitur kemudian memeriksa hasil outputnya
    4. Installation testing adalah salah satu bagian terpenting dari kegiatan testing (pengujian).
    5. Load test adalah suatu metode pengujian yang bersifat setengah merusak atau merusak secara keseluruhan komponen-komponen bangunan yang di uji.
    6. Performance testing adalah teknik pengujian non-fungsional dilakukan untuk menentukan parameter sistem dalam hal respon dan stabilitas dalam beban aplikasi.
    7. Stress testing digunakan untuk menguji stabilitas dan kemampuan sistem dalam menerima trafic yang tinggi. tes ini terutama menentukan sistem pada ketahanan dan penanganan error di bawah kondisi beban yang sangar berat.

  • elisia

    Nama : ELISIA
    Kelas : TI A
    NIM : C1555201009

    JAWABAN :
    1. Benchmark adalah teknik pengetesan dengan menggunakan suatu nilai standar, suatu program atau pekerjaan yang melakukan perbandingan kemampuan dari berbagai kerja dari beberapa perlatan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pada produk yang baru.
    2. Configuration testing adalah proses pengujian operasi software apakah mampu berjalan/bekerja secara normal terhadap berbagai macam tipe hardware
    3. functional testing adalah pengujian berdasarkan kasus/case yang akan diberikan pada suatu komponen, modul atau fitur kemudian memeriksa hasil outputnya
    4. Installation testing adalah salah satu bagian terpenting dari kegiatan testing (pengujian).
    5. Load test adalah suatu metode pengujian yang bersifat setengah merusak atau merusak secara keseluruhan komponen-komponen bangunan yang di uji.
    6. Performance testing adalah teknik pengujian non-fungsional dilakukan untuk menentukan parameter sistem dalam hal respon dan stabilitas dalam beban aplikasi.
    7. Stress testing digunakan untuk menguji stabilitas dan kemampuan sistem dalam menerima trafic yang tinggi. tes ini terutama menentukan sistem pada ketahanan dan penanganan error di bawah kondisi beban yang sangar berat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *