kuliah kuliahpengujianpl 24 Comments

Tugas Menjelaskan Alur Testing Perangkat Lunak

silahkan pelajari kembali materi ini , karena materi berikut ini digunakan sebagai salah satu bahan materi untuk UTS dan UAS , dibaca materi dibawah ini berulang kali sehingga mudah dipahami

 


 
dan kerjakan satu soal berikut ini.

 


Jelaskan bagaimana alur dari Gambar tersebut terjadi , jawaban anda ditulis dalam kolom komentar dibawah ini , apabila ada yang kurang jelas tanyakan juga dalam komentar dibawah ini.

24 thoughts on “Tugas Menjelaskan Alur Testing Perangkat Lunak

  • Muhammad Khairul Fauzie*

    NAMA : Muhammad Khairul Fauzie
    NIM : C1555201038
    Kelas : TI-A

    JAWABAN :
    Berikut alur jalan dari tugas diatas ;
    1. Component Testing
    Pengujian komponen komponen program tugas ini biasanya dilakukan oleh component develovert ada pula Component Testing seperti :
    => Unit Testing
    pengujian masing masing unit testing komponen program untuk meyakinkan bahwa beroperasi secara benar.
    => Module Testing
    Pengujian terhadap koleksi unit unit komponen yang saling berhubungan.

    2. Integration Testing
    Pengujian Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system . Dilakukan oleh tim penguji yang independent dan juga Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem , ada pula integration testing seperti :
    => Sub – System Testing
    Pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub .
    => System Testing
    Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-sytem .

    3. User Testing
    User testing merupakan langkah terakhir pengujian sebelum peluncuran suatu aplikasi Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum ‘menerima’ aplikasi. Jenis pengujian ini memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang disampaikan kepada mereka memenuhi persyaratan mereka. Tes ini juga membantu Kuku bug yang berhubungan dengan kegunaan dari aplikasi ada pula integration testing seperti :
    =>Aacceptance Testing
    Pengujian yang terakhir sebelum sistem dipakai oleh user. melibatkan pengujian dengan data dari pengguna system . biasa dikenal sebagai “Alpha Test” beta test untuk sofware software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial costumer .

  • Andreyan Dwiyanto*

    NAMA : Andreyan Dwiyanto
    NIM : C1555201033
    Kelas : TI-A
    Semester : V (Lima)

    JAWABAN :
    1. Component Testing
    Pengujian komponen komponen program tugas ini biasanya dilakukan oleh component develovert ada pula Component Testing seperti :
    a. Unit Testing
    pengujian masing masing unit testing komponen program untuk meyakinkan bahwa beroperasi secara benar.
    b. Module Testing
    Pengujian terhadap koleksi unit unit komponen yang saling berhubungan.

    2. Integration Testing
    Pengujian Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system . Dilakukan oleh tim penguji yang independent dan juga Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem , ada pula integration testing seperti :
    a. Sub – System Testing
    Pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub .
    b. System Testing
    Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-sytem .

    3. User Testing
    User testing merupakan langkah terakhir pengujian sebelum peluncuran suatu aplikasi Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum ‘menerima’ aplikasi. Jenis pengujian ini memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang disampaikan kepada mereka memenuhi persyaratan mereka. Tes ini juga membantu Kuku bug yang berhubungan dengan kegunaan dari aplikasi ada pula integration testing seperti :
    a. Aacceptance Testing
    Pengujian yang terakhir sebelum sistem dipakai oleh user. melibatkan pengujian dengan data dari pengguna system . biasa dikenal sebagai “Alpha Test” beta test untuk sofware software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial costumer .

  • Amelia Rohmah*

    NAMA : Amelia Rohmah
    NIM : C1555201029
    KELAS : TI A

    Jawaban :
    a). Unit Testing : Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa semua komponen program sudah beroperasi secara benar.
    b). Modul Testing : Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    c). Sub-sistem Testing : Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem (aplikasi).
    d). Sistem Testing : Pengujian terhadap integrasi sub-sistem, yaitu keterhubungan antar sub-sistem.
    e). Acceptance Testing
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test”) untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer.
    Component testing
    1. Pengujian komponen-komponen program
    2. Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk system kritis)
    Integration testing
    1. Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    2. Dialakukan oleh tim penguji yang independent
    3. Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem
    User Testing
    1. Dimana user akan melakukan testing awal sebuah perangkat lunak antar sub-sistem.
    2. Sampai pengujian akhir perangkat lunak yang melibatkan data dari sub-sistem tadi.

  • Mu'ammar Rusdi*

    NAMA : Mu’ammar Rusdi
    NIM : C1555201044

    1. Component Testing
    Pengujian komponen komponen program tugas ini biasanya dilakukan oleh component develovert ada pula Component Testing seperti :
    a. Unit Testing
    pengujian masing masing unit testing komponen program untuk meyakinkan bahwa beroperasi secara benar.
    b. Modul Testing
    Pengujian terhadap koleksi unit unit komponen yang saling berhubungan.

    2. Integration Testing
    Pengujian Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system . Dilakukan oleh tim penguji yang independent dan juga Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem , ada pula integration testing seperti :
    a. Sub – System Testing
    Pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub .
    b. System Testing
    Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-sytem .

    3. User Testing
    User testing merupakan langkah terakhir pengujian sebelum peluncuran suatu aplikasi Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum ‘menerima’ aplikasi. Jenis pengujian ini memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang disampaikan kepada mereka memenuhi persyaratan mereka. Tes ini juga membantu Kuku bug yang berhubungan dengan kegunaan dari aplikasi ada pula integration testing seperti :
    a. Aacceptance Testing
    Pengujian yang terakhir sebelum sistem dipakai oleh user. melibatkan pengujian dengan data dari pengguna system . biasa dikenal sebagai “Alpha Test” beta test untuk sofware software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer.

  • Leonardo Agustinus

    Nama: Leonardo Agustinus
    NIM: C1555201132
    Kelas: TI/A

    1. Component Testing
    pengujian komponen komponen program tugas ini biasanya dilakukan oleh component develovert ada pula Component Testimg meliputi :
    – unit testing
    pengujian masing masing unit testing komponen program untuk meyakinkan bahwa beroperasi secara benar.
    – module testing
    pengujian terhadap koleksi unit unit komponen yang saling berhubungan.

    2. Integration Testing
    Pengujian Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system . Dilakukan oleh tim penguji yang independent dan juga Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem , ada pula integration testing meliputi :
    – Sub – System testing
    pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub .
    – System testing
    pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-sytem .

    3. User testing
    merupakan langkah terakhir pengujian sebelum peluncuran suatu aplikasi Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum ‘menerima’ aplikasi. Jenis pengujian ini memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang disampaikan kepada mereka memenuhi persyaratan mereka. Tes ini juga membantu kuku bug yang berhubungan dengan kegunaan dari aplikasi ada pula integration testing meliputi :
    – acceptance Testing
    pengujian yang terakhir sebelum sistem dipakai oleh user. melibatkan pengujian dengan data dari pengguna system . biasa dikenal sebagai “alpha test” beta test untuk sofware software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial costumer .

  • David Yohanes Saputra*

    NAMA : David Yohanes Saputra
    NIM : C1555201022
    Kelas : TI-A
    Semester : V (Lima)

    JAWABAN :
    1. Component Testing
    Pengujian komponen komponen program tugas ini biasanya dilakukan oleh component develovert ada pula Component Testing seperti :
    a. Unit Testing
    pengujian masing masing unit testing komponen program untuk meyakinkan bahwa beroperasi secara benar.
    b. Module Testing
    Pengujian terhadap koleksi unit unit komponen yang saling berhubungan.

    2. Integration Testing
    Pengujian Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system . Dilakukan oleh tim penguji yang independent dan juga Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem , ada pula integration testing seperti :
    a. Sub – System Testing
    Pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub .
    b. System Testing
    Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-sytem .

    3. User Testing
    User testing merupakan langkah terakhir pengujian sebelum peluncuran suatu aplikasi Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum ‘menerima’ aplikasi. Jenis pengujian ini memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang disampaikan kepada mereka memenuhi persyaratan mereka. Tes ini juga membantu Kuku bug yang berhubungan dengan kegunaan dari aplikasi ada pula integration testing seperti :
    a. Aacceptance Testing
    Pengujian yang terakhir sebelum sistem dipakai oleh user. melibatkan pengujian dengan data dari pengguna system . biasa dikenal sebagai “Alpha Test” beta test untuk sofware software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial costumer .

  • Teti Sumarni

    Nama : Teti Sumarni
    NIM : C1555201023
    Jawaban :
    Proses Testing
    1.Unit Testing
    Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa semua komponen program sudah beroperasi secara benar.
    2.Modul Testing
    Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    3.Sub-sistem Testing
    Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem (aplikasi).
    4.Sistem Testing
    Pengujian terhadap integrasi sub-sistem, yaitu keterhubungan antar sub-sistem.
    5.Acceptance Testing
    üPengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    üMelibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
    üBiasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test”) untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer.
    6.Component Testing
    üPengujian komponen-komponen program.
    üBiasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk sistem kritis).
    7.Integration Testing
    üPengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-sistem ataupun sistem.
    üDilakukan oleh tim penguji yang independent.
    üPengujian berdasarkan spesifikasi sistem.

  • Yuf Heri

    NAMA : YUF HERI
    NIM : C1555201005
    KELAS : TI A

    Jawaban :
    a). Unit Testing : Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa semua komponen program sudah beroperasi secara benar.
    b). Modul Testing : Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    c). Sub-sistem Testing : Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem (aplikasi).
    d). Sistem Testing : Pengujian terhadap integrasi sub-sistem, yaitu keterhubungan antar sub-sistem.
    e). Acceptance Testing
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test”) untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer.
    Component testing
    1. Pengujian komponen-komponen program
    2. Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk system kritis)
    Integration testing
    1. Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    2. Dialakukan oleh tim penguji yang independent
    3. Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem
    User Testing
    1. Dimana user akan melakukan testing awal sebuah perangkat lunak antar sub-sistem.
    2. Sampai pengujian akhir perangkat lunak yang melibatkan data dari sub-sistem tadi.

  • OKTA PRIYANTO

    NAMA : Okta Priyanto
    NIM : C1555201001
    Kelas : TI-A
    Semester : V (Lima)

    JAWABAN :
    Berikut alur jalan dari tugas diatas ;
    1. Component Testing
    Pengujian komponen komponen program tugas ini biasanya dilakukan oleh component develovert ada pula Component Testing seperti :
    => Unit Testing
    pengujian masing masing unit testing komponen program untuk meyakinkan bahwa beroperasi secara benar.
    => Module Testing
    Pengujian terhadap koleksi unit unit komponen yang saling berhubungan.

    2. Integration Testing
    Pengujian Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system . Dilakukan oleh tim penguji yang independent dan juga Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem , ada pula integration testing seperti :
    => Sub – System Testing
    Pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub .
    => System Testing
    Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-sytem .

    3. User Testing
    User testing merupakan langkah terakhir pengujian sebelum peluncuran suatu aplikasi Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum ‘menerima’ aplikasi. Jenis pengujian ini memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang disampaikan kepada mereka memenuhi persyaratan mereka. Tes ini juga membantu Kuku bug yang berhubungan dengan kegunaan dari aplikasi ada pula integration testing seperti :
    =>Aacceptance Testing
    Pengujian yang terakhir sebelum sistem dipakai oleh user. melibatkan pengujian dengan data dari pengguna system . biasa dikenal sebagai “Alpha Test” beta test untuk sofware software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial costumer .

  • elisia

    Nama :Elisia
    KLS : TI A
    NIM : C1555201009
    Jawaban :
    1.Unit Testing : Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa semua komponen program sudah beroperasi secara benar.
    b. Modul Testing : Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    c. Sub-sistem Testing : Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem (aplikasi).
    d. Sistem Testing : Pengujian terhadap integrasi sub-sistem, yaitu keterhubungan antar sub-sistem.
    e. Acceptance Testing
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test”) untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer.

    2.Component testing
    • Pengujian komponen-komponen program
    • Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk system kritis)

    3.Integration testing
    • Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    • Dialakukan oleh tim penguji yang independent
    • Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem

    4.User Testing
    • Dimana user akan melakukan testing awal sebuah perangkat lunak antar sub-sistem.
    • Sampai pengujian akhir perangkat lunak yang melibatkan data dari sub-sistem tadi.

  • Kresy Isa Manja

    NAMA : KRESY ISA MANJA
    NIM : C1555201008
    KELAS : TI A

    JAWABAN :
    1. Unit Testing : Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa semua komponen program sudah beroperasi secara benar.
    2. Modul Testing : Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    3. Sub-sistem Testing : Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem (aplikasi).
    4. Sistem Testing : Pengujian terhadap integrasi sub-sistem, yaitu keterhubungan antar sub-sistem.
    5. Acceptance Testing
    – Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    – Melibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
    – Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test”) untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer.
    • Component testing
    a. Pengujian komponen-komponen program
    b. Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk system kritis)
    • Integration testing
    – Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    – Dialakukan oleh tim penguji yang independent
    – Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem
    • User Testing
    – Dimana user akan melakukan testing awal sebuah perangkat lunak antar sub-sistem.
    – Sampai pengujian akhir perangkat lunak yang melibatkan data dari sub-sistem tadi.

  • IRWAN

    Nama : IRWAN
    Nim : C1555201045
    Jawab
    Alur atau Proses Testing
    1. Unit testing => Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa program sudah beroperasi secara benar.
    2. Module Testing => Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    3. Sub-sistem Testing => Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem.
    4. Sistem Testing => Pengujian terhadap keterhubungan antar sub-sistem.
    5. Sistem Acceptance Test
    l Bertujuan untuk menguji apakah sistem sudah sesuai dengan apa yang tertuang dalam spesifikasi fungisonal sistem (validation),
    l Terdiri dari dua tahapan: Sebelum pengiriman dan setelah instalasi,
    l Melibatkan semua aspek sistem: hardware, software aplikasi, environment software, tempat, dan operators.

  • Fauzan Ishan

    Nama : Fauzan Ishan
    Nim : C1555201003
    Matkul : Pengujian Perngkat Lunak
    Kelas : TI-A Semester V

    1. Component Testimg
    pengujian komponen komponen program tugas ini biasanya dilakukan oleh component develovert ada pula Component Testimg meliputi :
    > unit testing
    pengujian masing masing unit testing komponen program untuk meyakinkan bahwa beroperasi secara benar.
    > module testing
    pengujian terhadap koleksi unit unit komponen yang saling berhubungan.

    2. Integration Testing
    Pengujian Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system . Dilakukan oleh tim penguji yang independent dan juga Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem , ada pula integration testing meliputi :
    > Sub – System testing
    pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub .
    > System testing
    pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-sytem .

    3. User testing
    merupakan langkah terakhir pengujian sebelum peluncuran suatu aplikasi Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum ‘menerima’ aplikasi. Jenis pengujian ini memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang disampaikan kepada mereka memenuhi persyaratan mereka. Tes ini juga membantu kuku bug yang berhubungan dengan kegunaan dari aplikasi ada pula integration testing meliputi :
    > acceptance Testing
    pengujian yang terakhir sebelum sistem dipakai oleh user. melibatkan pengujian dengan data dari pengguna system . biasa dikenal sebagai “alpha test” beta test untuk sofware software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial costumer .

  • otong

    NAMA : Otong j
    NIM : C1555201024
    Kelas : TI (V)

    JAWABAN !!!
    Berikut pembahasan mengenai gambar dari alur testing tersebut
    1). Pengujian Unit / Unit Testing Unit Testing adalah metode verifikasi perangkat lunak di mana programmer menguji suatu unit program layak untuk tidaknya dipakai. Unit testing ini fokusnya pada verifikasi pada unit yang terkecil pada desain perangkat lunak (komponen atau modul perangkat lunak).
    2). Module Testing Adalah proses pengujian unit terkecil dari seluruh program sebelum disatukan bersama menjadi program utuh.
    3). Sub-sistem Testing adalah Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem.
    4). System Testing adalah Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-system atau proses pengujian penggabungan perangkat lunak yang akan mendukung fungsi sistem secara keseluruhan
    5). Acceptance Testing adalah Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user atau Evaluasi dari sistem untuk menguji apakah sudah dapat memenuhi user requirement sesuai dengan kondisi operasionalnya
    6). Component testing adalah Pengujian komponen-komponen program.
    7). Integration Testing Dilakukan dengan menggabungkan modul dengan modul lainnya fokusnya pada hirarki dari modul, khususnya antar-muka antar modul.
    8). User testing adalah Dimana user akan melakukan testing awal sebuah perangkat lunak antar sub-sistem. Sampai pengujian akhir perangkat lunak yang melibatkan data dari sub-sistem tadi.

    Tahapan Pengujian
    1. Module Testing
    2. Integration Testing
    3. System Testing
    4. Acceptance Testing

  • Pebriansyah

    Nama : PEBRIANSYAH
    Nim : C1455201021
    Jawab
    Alur atau Proses Testing
    1. Unit testing => Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa program sudah beroperasi secara benar.
    2. Module Testing => Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    3. Sub-sistem Testing => Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem.
    4. Sistem Testing => Pengujian terhadap keterhubungan antar sub-sistem.
    5. Sistem Acceptance Test
    l Bertujuan untuk menguji apakah sistem sudah sesuai dengan apa yang tertuang dalam spesifikasi fungisonal sistem (validation),
    l Terdiri dari dua tahapan: Sebelum pengiriman dan setelah instalasi,
    l Melibatkan semua aspek sistem: hardware, software aplikasi, environment software, tempat, dan operators.

  • AFIT RAMULUS

    NAMA : AFIT RAMULUS
    NIM : C1555201015
    KELAS : TI-A
    JAWAB.
    1. Tahapan Testing :

    Terdapat cukup banyak pendekatan yang dilakukan untuk melakukan testing. Salah satu definisi testing adalah “sebuah proses yang melakukan pertanyaan terhadap sebuah produk untuk dinilai”, di mana “pertanyaan” merupakan segala sesuatu yang diberikan kepada produk sebagai pengujian.
    Beberapa tahapan testing yang umum dilalui oleh aplikasi adalah sebagai berikut:
    1.Unit/ComponentTesting.
    Terbagi atas testing terhadap unit dan component. Unit testing merupakan proses testing, di mana Anda melakukan testing pada bagian basic dari kode program. Contohnya adalah memeriksa kode program pada event, procedure, dan function. Unit Testing meyakinkan bahwa masing-masing unit tersebut berjalan sebagaimana mestinya.Pada Unit Testing, Anda memeriksa bagian kode program secara terpisah dari bagian yang lain. Anda dapat langsung melakukan Unit Testing setiap kali sebuah kode unit (event, procedure, function) selesai dibuat. Anda dapat memeriksa kode unit dengan menjalankannya baris per baris untuk memastikan bahwa proses yang dilakukan berjalan sebagaimana yangAndainginkan.
    2.IntegrationTesting.
    Setelah Anda melakukan Unit/Component Testing, langkah berikutnya adalah memeriksa bagaimana unit-unit tersebut bekerja sebagai suatu kombinasi, bukan lagi sebagai suatu unit yang individual. Sebagai contoh, Anda memiliki sebuah proses yang dikerjakan oleh dua function, di mana satu function menggunakan hasil output dari function yang lainnya. Kedua function ini telah berjalan dengan baik secara individu pada Unit Testing. Pada tahap Integration Testing, Anda memeriksa hasil dari interaksi kedua function tersebut, apakah bekerja sesuai dengan hasil yang diharapkan. Anda juga harus memastikan bahwa seluruh kondisi yang mungkin terjadi dari hasil interaksi antarunit tersebut menghasilkanoutputyangdiharapkan.
    3.SystemTesting.
    Mencakup testing aplikasi yang telah selesai didevelop. Karena itu, aplikasi harus terlihat dan berfungsi sebagaimana mestinya terhadap end-user atau pengguna akhir. Untuk itu, testing dilakukan dengan menggunakan data yang menggambarkan data yang digunakan oleh pengguna sesungguhnya terhadap aplikasi. Jika aplikasi Anda di-develop untuk lingkungan yang besar,
    Anda dapat melakukan testing pada dua komputer yang berbeda. Komputer yang Anda gunakan sebagai komputer testing harus terlebih dahulu dikonfigurasi hanya dengan:
    a. Operating system yang dibutuhkan.
    b. Driver yang diperlukan oleh aplikasi.
    c. Aplikasi yang dites.
    Dengan menggunakan konfi gurasi yang paling minimal dan sederhana, maka dapat membantu Anda untuk memastikan bahwa permasalahan yang timbul selama testing berlangsung adalah merupakan kesalahan aplikasi, dan bukan kesalahan yang berasal dari aplikasi atau software lain.
    4.AcceptanceTesting.
    Seperti Integration Testing, Acceptance Testing juga meliputi testing keseluruhan aplikasi. Perbedaannya terletak pada siapa yang melakukan testing. Pada tahap ini, end-user yang terpilih melakukan testing terhadap fungsi-fungsi aplikasi dan melaporkan permasalahan yang ditemukan. Testing yang dilakukan merupakan simulasi penggunaan nyata dari aplikasi pada lingkungan yang sebenarnya. Proses ini merupakan salah satu tahap final sebelum pengguna menyetujui dan menerima penerapan sistem aplikasi yang baru. Karena itu pada tahap ini sudah tidak difokuskan untuk mengangkat permasalahan kecil seperti kesalahan pengetikan, ataupun kosmetik aplikasi. Hal-hal minor seperti di atas sudah seharusnya ditangani selama Unit/Component Testing dan Integration Testing.
    5.RegressionTesting.
    Merupakan bagian penting dari masing-masing tahap proses testing. Regression Testing mencakup pengujian ulang terhadap unit, component, proses, atau keseluruhan aplikasi setelah perbaikan suatu kesalahan dilakukan.Regression Testing memastikan permasalahan yang terjadi telah ditanggulangi, dan tidak terdapat permasalahan baru yang timbul sebagai efek perbaikan tersebut. Selain itu, tahap ini tidak hanya berguna untuk melakukan pengujian aplikasi, tetapi dapat juga digunakan untuk melakukan pemantauan kualitas dari output yang dihasilkan. Sebagai contoh, Regression Testing memantau ukuran file, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan suatu tes, waktu yangdibutuhkanuntukmelakukankompilasi,danlainsebagainya.

  • Pindi Aripriyoga

    Nama : Pindi Aripriyoga
    NIM : C 1555201037
    Mata Kuliah : Pengujian Perngkat Lunak
    Kelas : TI-A

    Proses Testing :
    1. System Testing :
    – Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu
    keterhubungan antar sub-system
    Acceptance Testing
    – Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    – Melibatkan pengujian dengan data dari penggunan sistem.
    – Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test” untuk
    software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer)

    The Testing Process :
    2. Component testing
    – Pengujian komponen-komponen program
    – Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali
    untuk system kritis)

    3. Integration testing :
    – Pengujian kelompok komponen-komponen yang
    terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun
    system
    – Dilakukan oleh tim penguji yang independent
    – Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem

  • Puteri Diah Puspita Erliandry

    Nama : Puteri diah puspita erliandry
    Nim : C1555201036
    MK : Perangkat lunak

    a. Unit testing
    Dalam pemrograman komputer, unit testing adalah metode dimana unit individu dari kode sumber, menetapkan satu atau lebih modul program komputer bersama-sama dengan data kontrol terkait, prosedur penggunaan, dan prosedur operasi diuji untuk menentukan apakah mereka layak digunakan.
    b. Modul Testing
    Module testing merupakan pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    c. Sub-sistem Testing
    Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem.
    d. System Testing
    System testing adalah integration test dari behavior seluruh sistem atau independent subsystem. System testing biasanya dilakukan pertama kali oleh pengembang atau personil pengujian untuk memastikan bahwa keseluruhan sistem tidak berfungsi dan bahwa sistem telah memenuhi persyaratan pengguna (user requirement).
    e. Acceptance Testing
    1. Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    2. Melibatkan pengujian dengan data dari penggunan sistem.
    3. Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test” untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer).
    Proses testing
    a. Component testing
    1. Pengujian komponen-komponen program .
    2. Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk system kritis).

    b. Integration testing
    1. Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    2. Dilakukan oleh tim penguji yang independent
    3. Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem

    c. User Testing
    1. Dimana user akan melakukan testing awal sebuah perangkat lunak antar sub-sistem.
    2. Sampai pengujian akhir perangkat lunak yang melibatkan data dari sub-sistem tadi.

  • Moch. Noor Hidayat

    NAMA : MOCH. NOOR HIDAYAT
    KELAS : TI-A
    TUGAS : PENGUJIAN PERANGKAT LUNAK SMTR V
    Semoga Belum Terlambat…

    1. Menjelaskan alur testing pada gambar diatas?
    Jawaban :
    1.
    a. Unit Testing : Pengujian masing-masing unit komponen program untuk meyakinkan bahwa semua komponen program sudah beroperasi secara benar.
    b. Modul Testing : Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan.
    c. Sub-sistem Testing : Pengujian terhadap koleksi modul-modul yang membentuk suatu sub-sistem (aplikasi).
    d. Sistem Testing : Pengujian terhadap integrasi sub-sistem, yaitu keterhubungan antar sub-sistem.
    e. Acceptance Testing
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test”) untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer.

    Component testing
    • Pengujian komponen-komponen program
    • Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk system kritis)

    Integration testing
    • Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    • Dialakukan oleh tim penguji yang independent
    • Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem

    User Testing
    • Dimana user akan melakukan testing awal sebuah perangkat lunak antar sub-sistem.
    • Sampai pengujian akhir perangkat lunak yang melibatkan data dari sub-sistem tadi.

  • KRISDIANTO

    NAMA : KRISDIANTO
    NIM : C1555201014
    KELAS : TI (A)
    SEMESTER : ( V )
    HAL : (TUGAS PROSES TESTING)

    1). UNIT TEST : merupakan pengujian bagian terkecil dari sebuah code, bagian terkecil ini adalah bisa sebuah fungsi, module atau class dari sistem tersebut. ini dilakukan bertujuan untuk memastikan dapat berjalan sesuai yang diharapkan.
    2). MODULE TESTING : Pengujian terhadap koleksi unit-unit komponen yang saling berhubungan
    3). SUB-SYSTEM TESTING : Pengujian terhadap koleksi module-module yang membentuk suatu sub-system (aplikasi).
    4). SYSTEM TEST : merupakan pengujian dari keseluruhan system yang ada.

    5). ACCEPTANCE TESTING :
    + Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    + Melibatkan pengujian dengan data dari pengguna sistem.
    + Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test” untuk software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial
    customer)

    6). COMPONENT TESTING :
    + Pengujian komponen-komponen program
    + Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali untuk system kritis)

    7). INTEGRATION TESTING :
    + Pengujian kelompok komponen-komponen yang terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    + Dilakukan oleh tim penguji yang independent
    + Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem

  • Muhammad Alfin

    Nama : Muhammad Alfin
    Nim : C1555201019
    Kelas : TI-A

    Proses Testing
    A. System Testing
    • Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu keterhubungan antar sub-system

    B. Acceptance Testing
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari penggunan sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test” untuk
    software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh
    potensial customer)

    C. The Testing Process
    => Component testing
    • Pengujian komponen-komponen program
    • Biasanya dilakukan oleh component developer
    (kecuali untuk system kritis)

    D. Integration testing
    • Pengujian kelompok komponen-komponen yang
    terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun system
    • Dilakukan oleh tim penguji yang independent
    • Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem
    E. RencanaPengujian

    1. Proses testing
    • Deskripsi fase-fase utama dalam pengujian
    2. Pelacakan Kebutuhan
    • Semua kebutuhan user diuji secara individu
    3. Item yg diuji
    • Menspesifikasi komponen sistem yang diuji
    4. Jadual Testing
    5. Prosedur Pencatatan Hasil dan Prosedur
    6. Kebutuhan akan Hardware dan Software Kendala-kendala
    „Mis: kekuranga staff, alat, waktu

  • Jeply

    Nama : jeply
    Nim : C1555201004

    1. System Testing
    • Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu
    keterhubungan antar sub-system
    Acceptance Testing
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari penggunan sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test” untuk
    software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer)

    2. The Testing Process
    -Component testing
    • Pengujian komponen-komponen program
    • Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali
    untuk system kritis)

    – Integration testing
    • Pengujian kelompok komponen-komponen yang
    terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun
    system
    • Dilakukan oleh tim penguji yang independent
    • Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem

  • Jhason Gemilang*

    Nama : Jhason Gemilang
    NIM : C1555201025/TI-A

    Proses Testing :
    1. System Testing :
    • Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu
    keterhubungan antar sub-system
    2. Acceptance Testing :
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari penggunan sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test” untuk
    software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer)

    3. The Testing Process :
     Component testing
    • Pengujian komponen-komponen program
    • Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali
    untuk system kritis)

  • Anis Rizky Setyorini

    Nama : Anis Rizky Setyorini
    NIM : C1555201016/TI-A

    Proses Testing :
    System Testing
    • Pengujian terhadap integrasi sub-system, yaitu
    keterhubungan antar sub-system
    Acceptance Testing
    • Pengujian terakhir sebelum sistem dipakai oleh user.
    • Melibatkan pengujian dengan data dari penggunan sistem.
    • Biasa dikenal sebagai “alpha test” (“beta test” untuk
    software komersial, dimana pengujian dilakukan oleh potensial customer)

    The Testing Process
     Component testing
    • Pengujian komponen-komponen program
    • Biasanya dilakukan oleh component developer (kecuali
    untuk system kritis)

     Integration testing
    • Pengujian kelompok komponen-komponen yang
    terintegrasi untuk membentuk sub-system ataupun
    system
    • Dilakukan oleh tim penguji yang independent
    • Pengujian berdasarkan spesifikasi sistem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *